Dalam dunia usaha hutang merupakan hal yang biasa terjadi . Banyak perusahaan yang berkembang karena mendapat pinjaman dari bank alias berutang pada bank.
Dalam kondisi ekonomi tertentu, banyak sekali fasilitas pinjaman yang ditawarkan oleh bank-bank komersial disertai dengan persyaratan yang mudah, namun demikian hendaklah tiap pemilik usaha atau pengelola usaha tidak menjadi lengah, kemudahan tidak berarti meminjam dengan tidak bijaksana karena bagaimanapun hutang harus dikembalikan dan diperlukan perhitungan yang cermat
Kecendrungan manusia pada umumnya adalah ketika uang mudah didapat, maka kontrol terhadap pengeluaran sedikit melemah, sebaliknya, bila keuangan ketat atau pas-pasan maka biasanya pengeluaranpun akan dipantau dengan ketat pula.
Tidak sedikit institusi atau perusahaan yang terpaksa gulung tikar karena besarnya hutang yang tidak terbayar, karena setiap hutang mengandung bunga dan bila perhitungan tidak cermat maka hutang akan melilit dan menjerat hingga mematikan usaha. Bila hal ini sampai terjadi maka bukan saja pemilik usaha yang kena dampaknya namun karyawan yang bekerjapun pasti terkena imbasnya. Oleh sebab itu maka tidak ada salahnya melakukan apa yang dikatakan pepatah : “sedia payung sebelum hujan” artinya kita harus mempersiapkan segala sesuatu sebelum memutuskan untuk berhutang.
Dalam kondisi ekonomi tertentu, banyak sekali fasilitas pinjaman yang ditawarkan oleh bank-bank komersial disertai dengan persyaratan yang mudah, namun demikian hendaklah tiap pemilik usaha atau pengelola usaha tidak menjadi lengah, kemudahan tidak berarti meminjam dengan tidak bijaksana karena bagaimanapun hutang harus dikembalikan dan diperlukan perhitungan yang cermat
Kecendrungan manusia pada umumnya adalah ketika uang mudah didapat, maka kontrol terhadap pengeluaran sedikit melemah, sebaliknya, bila keuangan ketat atau pas-pasan maka biasanya pengeluaranpun akan dipantau dengan ketat pula.
Tidak sedikit institusi atau perusahaan yang terpaksa gulung tikar karena besarnya hutang yang tidak terbayar, karena setiap hutang mengandung bunga dan bila perhitungan tidak cermat maka hutang akan melilit dan menjerat hingga mematikan usaha. Bila hal ini sampai terjadi maka bukan saja pemilik usaha yang kena dampaknya namun karyawan yang bekerjapun pasti terkena imbasnya. Oleh sebab itu maka tidak ada salahnya melakukan apa yang dikatakan pepatah : “sedia payung sebelum hujan” artinya kita harus mempersiapkan segala sesuatu sebelum memutuskan untuk berhutang.
Persiapan pertama yang perlu dilakukan tentu saja membuat perencanaan yang matang, perhitungan yang akurat dan itikad yang baik, yaitu berhutang dengan tujuan mengembangkan usaha bukan untuk melegakan beban sesaat saja.
Sebagai bahan pertimbangan mungkin ada baiknya kita mengetahui beberapa hal mengenai hutang yang baik yang dapat menjadi acuan untuk kita memutuskan berhutang.
Berikut ini paparannya :
BERHUTANG UNTUK MENUNDA PEMBAYARANArtinya, anda punya uang untuk membayar tunai saat ini, tetapi anda sengaja menundanya untuk jangka waktu yang pendek. Tujuannya adalah anda dapat memutarkan dana yang ada terlebih dahulu guna mendapatkan keuntungan tambahan.
BERHUTANG UNTUK MEMBIAYAI PENGHASILANArtinya, Anda berhutang untuk suatu usaha yang pendapatan dari usaha tersebut lebih dari cukup untuk membayar cicilan hutang tsb.
BERHUTANG UNTUK KEPEMILIKAN RUKODaripada menyewa setiap tahun untuk tempat usaha anda memilih untuk memiliki sebuah tempat sendiri, tentu saja hal ini telah anda rencanakan jauh-jauh hari dengan memiliki sejumlah dana nganggur untuk uang muka dan dengan memperhitungkan kesanggupan untuk cicilan berikutnya yang tentu saja akan menjadi beban selama jangka waktu kredit, namun untuk jangka panjang biasanya nilai jual sebuah property akan terus meningkat namun lokasi merupakan faktor penting untuk diperhitungkan.
Hal-hal diatas dapat menjadi acuan utama dalam memutuskan berhutang atau tidak. Selain pertimbangan-pertimbangan lain, intinya adalah jangan memutuskan untuk berhutang tanpa perhitungan atau memutuskan berhutang pada hal jelas-jelas anda melihat ketidak sanggupan dalam membayar, ini akan menjadi beban tambahan.
Selain itu setelah anda berhutang sebaiknya anda lebih menaruh perhatikan pada pengeluaran usaha, pastikan usaha anda dalam kondisi aman sampai hutang yang anda miliki memasuki batas aman pula yaitu anda telah memiliki cukup kekuatan dana untuk membayar tanpa dipengaruhi oleh pengeluaran usaha lagi. Hal ini akan sangat membantu bila terjadi kemacetan Piutang atau bila ingin melakukan pelunasan dini.
Dengan perhitungan yang matang maka anda dapat menekan resiko yang mungkin timbul dari berhutang.
Semua hal diatas memerlukan data yang akurat dari laporan keuangan usaha anda.
Kunjungi : http://www.vadoworkshop.com/